estoria.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep periode 2026-2031 resmi dikukuhkan. Prosesi pengukuhan berlangsung di Myze Hotel Sumenep, Kamis (8/10/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru DPC PKB Sumenep sekaligus momentum untuk mempertegas arah gerak organisasi lima tahun ke depan.
Kegiatan itu dihadiri langsung Ketua Dewan Tanfidz Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, Prof. Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd atau yang akrab disapa Gus Halim.
Rangkaian pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) DPC PKB Sumenep yang disampaikan Sekretaris Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Timur, Multazamudz Dzikri, M.Pd.
Selanjutnya, prosesi pengukuhan kepengurusan dilakukan Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq.
Tak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, momentum tersebut juga diisi dengan peluncuran sembilan program prioritas DPC PKB Sumenep periode 2026-2031.
Sembilan program tersebut menjadi rangkaian agenda yang akan dijalankan kepengurusan baru dalam memperkuat organisasi, kaderisasi, pelayanan sosial, hingga pengembangan ekonomi.
Program pertama adalah Reunite Masa Kejayaan PKB, yang menjadi bagian dari agenda konsolidasi dan penguatan kembali organisasi.
Kemudian Advokasi Kebangkitan Politik Kehadiran, yang diarahkan untuk memperkuat kehadiran politik PKB di tengah masyarakat.
DPC PKB Sumenep juga meluncurkan Jala Sotra Kemenangan, disusul Peta Jalan Kebangkitan Pulau yang secara khusus menempatkan wilayah kepulauan sebagai bagian dari agenda kebangkitan organisasi.
Pada sektor kaderisasi, PKB Sumenep menyiapkan Akademi Kader Berkelanjutan sebagai ruang pengembangan kapasitas kader secara berkesinambungan.
Sementara untuk mendorong kreativitas, terdapat program Bee Kreatif (Lebah Kreatif).
Di bidang sosial dan perlindungan, kepengurusan baru juga membawa program Rumah Aman dan Trauma Healing Center.
Dua program lainnya menyasar pendidikan dan kemandirian ekonomi, yakni Beasiswa Kader serta Inkubasi Bisnis Banom dan Lembaga.
Dengan sembilan program tersebut, kepengurusan DPC PKB Sumenep periode 2026-2031 membawa sejumlah agenda yang mencakup konsolidasi organisasi, politik kehadiran, kaderisasi, penguatan wilayah kepulauan, perlindungan sosial, pendidikan, kreativitas, hingga pemberdayaan ekonomi.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi awal bagi jajaran pengurus baru untuk menerjemahkan program-program tersebut ke dalam kerja organisasi selama lima tahun mendatang.