AMP juga menyoroti minimnya publikasi terkait program CSR di sektor pendidikan di Kabupaten Sumenep. Padahal, secara nasional BRI memiliki program investasi pendidikan yang kemudian berkembang menjadi program BRI Live sejak 2025.
"Di Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan, publikasi mengenai pemberdayaan ekonomi maupun pendidikan cukup jelas, termasuk nilai bantuannya. Di Sumenep, sampai sekarang belum ditemukan publikasi yang menjelaskan besaran anggaran maupun cakupan program secara rinci," tambah Syamsuni.
Secara nasional, BRI menjalankan program tanggung jawab sosial melalui BRI Peduli yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup. Program tersebut mencakup bantuan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, BRI Cabang Sumenep belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan tidak dicantumkannya nominal bantuan dalam berbagai publikasi program CSR.
Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon, surat resmi, maupun permohonan wawancara langsung kepada Pimpinan BRI Cabang Sumenep, Ali Topan, sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan pemberitaan, belum memperoleh tanggapan.