Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga kepulauan yang sedang menghadapi musibah.

 

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Subaidi. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bantuan ini kami serahkan untuk membantu biaya pemulangan jenazah agar dapat segera dibawa pulang ke Masalembu," ujarnya, Senin (15/05/2026).

 

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban yang tengah berduka.

 

"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban keluarga almarhum. Mengingat jarak yang cukup jauh dan biaya transportasi laut yang tidak sedikit, semoga bantuan ini dapat membantu proses pemulangan jenazah hingga tiba di kampung halaman," tambahnya.

 

Diketahui, proses pemulangan jenazah menuju Pulau Masalembu memerlukan perjalanan laut yang cukup panjang. Jika menggunakan perahu dari Kalianget menuju Masalembu, waktu tempuh bisa mencapai 15 hingga 20 jam, tergantung kondisi cuaca dan gelombang laut.