Menurut Prasetyo, pembahasan tersebut berkaitan dengan perkembangan program pendidikan dan pelatihan SDM Indonesia, serta kerja sama strategis di bidang teknologi dan pengelolaan mineral kritis.

 

"Kita yang beberapa sudah berjalan proses-proses pendidikan maupun latihan dan juga update mengenai beberapa kerja sama yang berkaitan dengan tempo hari kami sampaikan berkenaan dengan masalah teknologi dan mineral kritis atau logam tanah jarang," ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan dirinya datang untuk menyampaikan laporan pelaksanaan ibadah haji kepada Presiden.

 

Dahnil menegaskan bahwa Prabowo memberikan perhatian serius terhadap pelayanan jemaah haji Indonesia. Karena itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan yang akan menjadi bahan evaluasi penyelenggaraan haji berikutnya.

 

 "Jadi, beberapa ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden," kata Dahnil.