Dalam video yang beredar, Agustinus tampak berbicara dengan nada tinggi ketika mempersoalkan informasi mengenai jumlah bantuan yang telah disalurkan ke wilayah tersebut.
“Bapak bilang bantuan banyak turun ke sini. Saya tersinggung, Pak. Saya marah, Pak,” ujar Agustinus dalam video tersebut.
Agustinus juga disebut keberatan dengan data dalam berita acara penyerahan bantuan. Ia diduga menolak menandatangani dokumen tersebut lantaran jumlah bantuan yang tercatat dinilai tidak sesuai dengan kondisi fisik logistik yang tersedia di posko pengungsian.
Persoalan itu menjadi perhatian karena bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak gempa dan masih membutuhkan penanganan di tengah masa tanggap darurat.
Di Kecamatan Lamba Leda Utara, Agustinus memiliki tanggung jawab mengoordinasikan bantuan bagi 21.171 warga yang tersebar di 11 desa.