estoria.id - Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai memperlihatkan sejumlah skenario, meski pertarungan politik tersebut masih menyisakan waktu cukup panjang.

 

Salah satu informasi yang mencuat adalah kemungkinan Presiden Prabowo Subianto tidak lagi berpasangan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka apabila kembali maju dalam Pilpres 2029.

 

Informasi tersebut dibahas dalam program Bocor Alus Politik pada Sabtu 19 September 2026. Berdasarkan penelusuran dan konfirmasi kepada sejumlah narasumber, kabar mengenai kemungkinan pergantian pasangan Prabowo disebut telah beredar di kalangan relawan maupun orang-orang dekat Presiden ke-7 Joko Widodo.

 

Dalam program tersebut, narasi itu disampaikan bukan berdasarkan satu sumber saja.

 

“Per September ini mereka dapat informasi dan kita cross-check ke beberapa narasumber ya, ini bukan narasumber tunggal,” dikutip dari chanel YouTube Tempodotco.

 

Dari informasi yang beredar, setidaknya ada tiga nama yang disebut sedang dipertimbangkan sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo pada 2029.

 

Ketiganya adalah Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional; Sugiono, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sekaligus Menteri Luar Negeri; serta Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.

 

“Prabowo itu kemungkinan akan bersama ada tiga nama calon wakil presiden,” kata narasumber dalam program tersebut.

 

Nama-nama tersebut juga disebut telah terdengar di lingkungan Partai Gerindra. Bahkan, dalam pembahasan itu disebut ada seorang pendiri Gerindra yang memperoleh informasi serupa mengenai tiga figur tersebut.

 

“Dari tiga nama itu kan Tempo habis mengeluarkan survei. Dari tiga nama itu baru satu nama yang masuk ke dalam survei, yaitu Teddy Indrawijaya,” ujar narasumber.

 

Baca Juga:Main Belakang

Nama Teddy kemudian disebut telah muncul dalam survei internal Gerindra. Dalam simulasi yang disebut berasal dari survei internal pada Juli, Teddy tercatat memperoleh angka 0,7 persen ketika responden ditanya mengenai pasangan yang dianggap cocok dengan Prabowo.

 

Namun, angka tersebut disebut masih berada jauh di bawah sejumlah nama lain dalam simulasi tersebut.

 

“Nama Teddy Indrawijaya itu masuk tapi angkanya 0,7 persen. Angka teratas Dedi Mulyadi dan di bawahnya itu Gibran Rakabuming Raka,” demikian keterangan dalam program tersebut.

 

Gibran Tak Lagi Bersama Prabowo?

 

Spekulasi mengenai kemungkinan perubahan pasangan Prabowo-Gibran menjadi salah satu bagian paling menarik dari pembahasan tersebut.

 

Sejumlah relawan Jokowi disebut telah memperoleh informasi bahwa Prabowo kemungkinan tidak lagi berpasangan dengan Gibran pada Pilpres 2029.

 

Informasi itu disebut telah dikonfirmasi kepada beberapa narasumber, termasuk sejumlah orang yang berada di lingkungan relawan Jokowi.

 

“Memang bahwa di kalangan relawan termasuk orang dekatnya Jokowi itu sudah mengetahui atau sudah mendapatkan informasi bahwa Prabowo kemungkinan tidak lagi bersama dengan Gibran untuk maju di 2029,” kata narasumber.

 

Meski demikian, hingga pembahasan tersebut, belum ada keputusan resmi yang menyatakan bahwa Prabowo akan mengganti Gibran sebagai calon wakil presiden.

 

Bahkan, dalam wawancara sebelumnya, Jokowi sendiri menyatakan keputusan mengenai apakah Prabowo-Gibran akan kembali berpasangan berada di tangan Prabowo.

 

“Kalau diajak kita tanya lagi, kalau tidak diajak, kalau enggak diajak ya enggak masalah. Dua kali itu keputusan ada di Presiden Prabowo,” ujar Jokowi sebagaimana dikutip dalam program tersebut.

 

Artinya, skenario pergantian pasangan masih berada dalam ranah penjajakan dan informasi politik yang berkembang.

 

Di sisi lain, muncul pula informasi bahwa seorang petinggi Gerindra disebut telah menyampaikan kepada Jokowi mengenai kemungkinan Prabowo mempertimbangkan salah satu dari tiga nama tersebut.

 

“Seorang petinggi Gerindra menyampaikan informasi kepada Jokowi soal potensi Prabowo itu bakal berpasangan dengan yang tadi lu sebut tiga nama tadi, sedang menimbang itu,” demikian penjelasan dalam program tersebut.

 

Dengan demikian, peta Pilpres 2029 masih sangat terbuka. Nama Gibran masih menjadi bagian dari pembicaraan, sementara Sudaryono, Sugiono, dan Teddy Indra Wijaya mulai disebut dalam skenario berbeda.

 

Belum ada keputusan final dari Prabowo maupun Partai Gerindra mengenai siapa yang akan mendampinginya jika kembali maju pada 2029.