estoria.id - Indonesia membuka perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan torehan lima medali. Hingga akhir pertandingan Minggu (20/9/2026), Kontingen Merah Putih mengumpulkan satu medali perak dan empat perunggu dari empat cabang olahraga.
Capaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-12 klasemen medali pada hari pertama, dengan rincian 0 emas, 1 perak, dan 4 perunggu.
Medali pertama Indonesia datang dari wushu melalui Seraf Naro Siregar. Ia merebut perunggu nomor taolu changquan putra setelah mencatat skor 9,720. Seraf hanya terpaut sangat tipis dari dua atlet Makau yang berada di posisi pertama dan kedua.
Setelah itu, teqball menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi Indonesia. Sumaya berhasil membawa pulang perak dari nomor tunggal putri setelah melewati pertandingan sengit melawan wakil Myanmar, Wai Khin Hnin.
Sumaya sempat memenangkan set pertama 12-10. Namun, lawannya membalikkan keadaan pada dua set berikutnya dengan skor 12-8 dan 12-9 sehingga Sumaya harus puas dengan medali perak.
Dari nomor tunggal putra teqball, Yoga Ardika Putra turut menyumbangkan perunggu. Teqball sendiri menjadi salah satu cabang olahraga baru yang dipertandingkan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.