Antusiasme penonton pun terlihat selama pertunjukan berlangsung. Susanti, salah seorang pengunjung, mengaku tertarik dengan karakter musik Tongtong yang menurutnya berbeda dari pertunjukan musik pada umumnya.
“Tongtong Sumenep keren. Musiknya unik dan sangat menghibur,” ujarnya.
Bagi Sumenep, tampilnya Tongtong di Lombok bukan sekadar mengisi panggung hiburan. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Madura kepada publik yang lebih luas.
Apalagi, penampilan itu berlangsung bersamaan dengan rangkaian agenda MotoGP 2026 yang memiliki perhatian besar dari masyarakat Indonesia hingga penonton mancanegara.
Dari panggung Parade Riders di Mataram, Tongtong membawa pesan sederhana: Sumenep tidak hanya memiliki destinasi wisata, tetapi juga tradisi dan kesenian yang bisa menjadi wajah daerah ketika diperkenalkan di panggung nasional.