ESTORIA - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memastikan akan kembali bertarung dalam pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Netanyahu dalam konferensi pers yang disiarkan televisi pada Senin (15/06/2026).
Di hadapan publik, pemimpin yang telah menjadi figur dominan dalam politik Israel selama bertahun-tahun tersebut menegaskan tekadnya untuk kembali merebut kepercayaan pemilih.
"Saya akan maju dalam pemilu dan berniat untuk menang," ujar Netanyahu, seperti dikutip AFP.
Keputusan Netanyahu untuk kembali mencalonkan diri muncul di tengah sorotan tajam terhadap kepemimpinannya, terutama terkait penanganan perang yang berkecamuk sejak serangan Hamas ke wilayah Israel pada Oktober 2023. Sejumlah kalangan menilai pemerintahannya belum berhasil mencapai target-target strategis yang ditetapkan sejak konflik dimulai.
Meski menghadapi tekanan politik yang semakin besar, Netanyahu tetap menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Israel. Ia tercatat sebagai perdana menteri dengan masa jabatan terlama dan telah memimpin negara itu melewati berbagai krisis keamanan, termasuk perang yang berlangsung di sejumlah front yang saling berkaitan dalam tiga tahun terakhir.