ESTORIA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memanfaatkan panggung internasional di Nankai University, Tianjin, China, untuk menunjukkan bahwa Indonesia tengah berada dalam posisi yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa, ia memaparkan sederet capaian ekonomi nasional sekaligus memperkenalkan arah pembangunan era Presiden Prabowo Subianto.

 

Dalam kuliah umum yang dihadiri Presiden Nankai University Chen Yulu beserta jajaran pimpinan kampus, Purbaya menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia saat ini ditopang oleh kebijakan fiskal yang disiplin, inflasi yang terkendali, serta pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga.

 

Menurutnya, saat banyak negara masih berjibaku menghadapi tekanan global, Indonesia justru mampu mempertahankan stabilitas ekonomi tanpa mengorbankan ruang fiskal. Salah satu indikatornya adalah defisit anggaran yang tetap dijaga di bawah ambang batas 3 persen sesuai amanat undang-undang.

 

"Adalah kehormatan besar bagi saya untuk berada di Nankai University. Hari ini, dengan sukacita saya membagikan perspektif Indonesia mengenai kebijakan ekonomi, manajemen fiskal, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan," ujar Purbaya dalam keterangan resminya, Minggu (21/6/2026).

 

Ekonomi RI Tumbuh Lebih Cepat

Dalam pemaparannya, Purbaya mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Angka tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan sejumlah negara G20 maupun negara-negara ASEAN.