Teuku Muhammad Hasan lahir di Sigli pada 4 April 1906. Berbeda dengan tokoh-tokoh perang sebelumnya, perjuangannya banyak dilakukan melalui pergerakan politik dan upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Ia aktif menyerukan kemerdekaan dan terlibat bersama sejumlah tokoh pergerakan nasional, termasuk Mohammad Hatta dan Ali Sastroamidjojo.
Pada masa Agresi Militer Belanda II, Teuku Muhammad Hasan bersama Syafruddin Prawiranegara ikut berperan dalam pembentukan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatra Barat.
Baca Juga:Agus Harimurti Yudhoyono: Dari Prajurit Tangguh ke Menteri Koordinator Pembangunan Wilayah
Atas jasanya, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2006.