“Kalau diajak kita tanya lagi, kalau tidak diajak, kalau enggak diajak ya enggak masalah. Dua kali itu keputusan ada di Presiden Prabowo,” ujar Jokowi sebagaimana dikutip dalam program tersebut.
Artinya, skenario pergantian pasangan masih berada dalam ranah penjajakan dan informasi politik yang berkembang.
Di sisi lain, muncul pula informasi bahwa seorang petinggi Gerindra disebut telah menyampaikan kepada Jokowi mengenai kemungkinan Prabowo mempertimbangkan salah satu dari tiga nama tersebut.
“Seorang petinggi Gerindra menyampaikan informasi kepada Jokowi soal potensi Prabowo itu bakal berpasangan dengan yang tadi lu sebut tiga nama tadi, sedang menimbang itu,” demikian penjelasan dalam program tersebut.
Dengan demikian, peta Pilpres 2029 masih sangat terbuka. Nama Gibran masih menjadi bagian dari pembicaraan, sementara Sudaryono, Sugiono, dan Teddy Indra Wijaya mulai disebut dalam skenario berbeda.